PWG ----"Guyub Rukun Nang Perantauan Karo Kampunge"

Senin, 14 September 2015

Gadog, Dulu Terkenal Dengan Lanting Gethuk-nya

PWG - Gadog adalah nama sebuah dusun yang masuk dalam administrasi RW 1 Desa Kuntili, Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas. Dusun Gadog dibagi dalam enam Rukun Tetangga (RT), sebelah barat bersebelahan dengan Dusun Semampir/ RW 02 Desa Kuntili, sedangkan sebelah utara berbatasan dengan Desa Kebokura Kecamatan Sumpiuh yang dipisahkan oleh jalur Kereta Api lintas selatan, sebelah timur berbatasan dengan Desa Kemiri Kecamatan Sumpiuh, sementara itu sebelah selatan merupakan hamparan sawah nan subur.

Warga dusun Gadog secara dominan berprofesi sebagai petani, namun dikala waktu – waktu senggang (dikala tidak musim tanam dan panen padi), untuk mengisi waktu luang sebagian warganya ada juga yang berprofesi sebagai pedagang, tukang batu/kayu, peternak, atau membuat makanan ringan untuk dijual.
Ada yang khas dari makanan ringan yang dibuat oleh warga Gadog namanya “LANTING”. “LANTING” buatan Dusun Gadog sudah terkenal keluar daerah, ya walaupun hanya mungkin baru sebatas tetangga Dusun atau tetangga Desa.
Dikala penulis masih kecil dahulu (sekitar tahun 90an), sebagian warga Gadog menjadikan “LANTING” sebagai produk unggulan yang juga dapat membantu menopang perekonomian keluarga.
Penulis sendiri merasa sudah dibesarkan dan dapat bersekolah hingga lulus tingkat Sekolah Menengah Atas, karena “LANTING”. Ya “LANTING”, memang memiliki kenangan tersendiri bagi penulis atau mungking juga sebagian teman – teman penulis yang juga berasal dan lahir di Dusun Nggadog. Ada dua jenis “LANTING” yang dibuat oleh warga Gadog namun yang paling banyak adalah "LANTING GETHUK"
Apa itu Keriping Lanting Gethuk dan Bagaimana Cara Pembuatannya?
“LANTING GETHUK” merupakan makanan ringan yang terbuat dari singkong. Proses pembuatannya boleh dikata agak rumit. Tapi kerumitan saat membuatnya, sebanding dengan rasanya yang ranyah dan gurih, cocok sebagai teman cemilan disaat santai nonton TV.
Proses pembuatan “LANTING GETHUK” diawali dengan pengupasan kulit singkong, setelah dikupas lalu dicuci hingga bersih kemudian direbus hingga matang.
Singkong yang sudah matang lalu dipotong kecil-kecil dan ditamburi bumbu yang sudah dibuat ( ada garam, bawang putih, dll), kemudian digiling dengan alat khusus penggilingan yang biasa untuk membuat gethuk lindri. Setelah digiling maka gethuk terlihat seperti gethuk lindri, setelah itu dipisahkan satu pesatu dan dibuat melingkar seperti gelang namun agak kecilan (proses ini yang memakan waktu cukup lama, namun ini bisa dilakukan sambil nonton tv).
Setelah dibuat melingkar kecil kecil seperti gelang, maka dijemur dengan terik sinar matahari supaya kering. Setelah kering, maka proses terakhir ada penggorengan. Dan “LANTING GETHUK” siap dijual menghasilkan uang .
LANTING GETHUK” dulu pada tahun 1990-2000-an menjadi primadona bagi warga Gadog untuk menopang perekonomian, terutama Gadog RT 01 dan RT 06, hampir sebagian keluarga membuat “LANTING GETHUK”. Penulis sendiri, diwaktu kecil masih sekolah tingkat SMP hingga SMA/STM, sudah menjadi pekerjaan wajib setiap pulang sekolah membantu orang tua menyelesaikan pembuatan “LANTING GETHUK”.
Penulis tidak boleh main atau kluyuran, sebelum semua LANTING GETHUK itu selesai dikerjakan. Masih inget dibenak penulis, kalau misal mau ada tontonan layar tancap atau pun video, maka siangnya, penulis sudah geber tuh pekerjaan membuat “LANTING GETHUK”-nya. Pekerjaan selesai, orang tua senang, dan malamnya pun bisa begadang nonton sama teman-teman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar